uang gratis

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Instalasi dan konfigurasi DHCP Server (Dynamic Host Configuration) pada Debian 12


 DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol Server) adalah perangkat atau layanan jaringan yang secara otomatis memberikan alamat IP (Internet Protocol) dan informasi konfigurasi jaringan lainnya kepada perangkat yang terhubung ke jaringan, seperti komputer, printer, smartphone, atau perangkat lainnya. DHCP server memudahkan manajemen alamat IP di jaringan besar dengan mengotomatiskan proses pemberian alamat IP kepada perangkat yang membutuhkan.


sebelum menyeting konfigurasi dhcp kalian di harapkan untuk sudah mempersiapkan ip , prafix nya, broadcast nyaa,gateway nya, dan ip untuk server dan untuk client.

apt update

apt install isc-dhcp-server

nano /etc/network/interfaces

tentukan sesuai ip yang kalian 

contoh seperti di bawah ini

lalu kalian config ke perintah selanjutnya perti yang di bawah ini

nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

kalian tinggal aktifkan dan config seperti di bawah ini, sesuaikan dengan ip yang sudah kalian tentukan

nano /etc/default/isc-dhcp-server

lalu di default ipv4 nya tambahkan enp0s3 seperti yang di bawah ini

INTERFACESv4="enp0s3"

nano /etc/network/interfaces

sudo systemctl restart isc-dhcp-server

setlah itu kalian network ubah menjadi host only dan mengeceknya di control panel seperti di bawah ini

jika kalian sudah mendapatkan ip secara dhcp (otomatis) , ip yang sudah sesuai yang kalian setting itu tandanya berhasil.


terimakasih.


Instalasi dan konfigurasi Web Server (NGINX) pada Debian 12


Web Server
adalah perangkat lunak (atau perangkat keras) yang bertugas untuk mengelola dan menyajikan konten web (seperti halaman HTML, gambar, file CSS, JavaScript, dan lainnya) kepada pengguna melalui jaringan, biasanya menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) atau HTTPS (HTTP Secure). Web server menerima permintaan (request) dari klien (browser atau aplikasi lain), memprosesnya, dan mengirimkan kembali respons berupa konten web yang diminta. 



“apt install nginx”

“nano /etc/nginx/sites-available/khalid.com”

di dalam konfig tersebut kalian tambahkan manual teks seperti yang di bawah ini

  


   lalu jika sudah kalian save, dan masukkan command seperti yang di bawah ini

“ln  -s /etc/nginx/sites_available/khalid.com /etc/nginx/sites_enabled”

“nginx -t”

“systemctl restart nginx”

“systemctl status nginx”

lalu kita cek ip kita untuk ke tahap berikutnya yaitu tahap pengujian

“ip a”

setelah itu kita masuk ke crhome dan tambahkan search ip kita seperti yang di bawah ini

jika tampilan seperti ini itu tandanya berhasil


terimakasih



Instalasi dan konfigurasi File Server (samba) pada Debian 12


 File Server adalah sebuah sistem atau perangkat komputer yang berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan menyediakan akses file kepada pengguna di jaringan. File server memungkinkan pengguna yang terhubung ke jaringan untuk menyimpan, berbagi, dan mengakses data (file) dari lokasi pusat, tanpa harus menyalinnya ke setiap perangkat secara individu.



apt update

apt install samba

setelah install kalian bikin usser

adduser <username>

lanjut masuk ke konfigurasi menggunakan perintah di bawah ini

nano /etc/samba/smb.conf (scroll ke paling bawah) lalu ketik : 

seperti yang di bawah ini

setlah itu kalian lanjut masukkan command seperti di bawah ini

smbpasswd -a <username>

cd /home

setelah itu kalian buat folder 

mkdir filesharing

setelah itu kalian tulis command seperti di bawah ini

chmod 777 filesharing

lalu kalian restart smb nya menggunakan perintah 
systemctl restart smb

setelah itu kalian langsung lanjutkan ke tahap pengujian seperti di bawah ini
setelah itu klik finish dan kalian akan masuk


terimakasihh


Instalasi dan konfigurasi FTP Server (VSFTPD) pada Debian 12


 FTP Server (File Transfer Protocol Server) adalah sistem atau layanan yang memungkinkan transfer file antara komputer melalui jaringan menggunakan protokol FTP (File Transfer Protocol). FTP adalah protokol standar yang digunakan untuk mengirimkan, mengunduh, dan mengelola file antara komputer atau perangkat dalam jaringan, baik itu di dalam jaringan lokal maupun melalui internet.

apt update

apt install vsftpd

nano /etc/vsftpd.conf

kalian tinggal aktifkan seperti yang di bawah ini 



nah setelah itu kalian lanjut save konfigurasi kalian

dan lanjut bikin usser baru

lalu kalian masuk ke perintah yang di bawah ini
dan di dalamnya kalian isikan nama user yang sudah kalian buat seperti ini
setalah ituu kalian restart menggunakan perintah

systemctl restart vsftpd

download dan masuk apk coreFTP

masukan ip, usser, sandi kalian, dan klik connect


terimakasih

Instalasi dan konfigurasi Remote Server (SSH) pada Debian 12


 SSH Server (Secure Shell Server) adalah perangkat lunak yang memungkinkan komunikasi yang aman antara komputer-klien dan server melalui protokol SSH (Secure Shell). SSH sendiri adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengakses dan mengelola perangkat secara remote, terutama di sistem berbasis UNIX/Linux, meskipun sekarang dapat digunakan di berbagai sistem operasi.


apt update

apt install openssh-server

 nano /etc/ssh/sshd_config

kalian di sini tinggal ganti port dan aktifkan, lalu kalian aktifkan yang "permitrootlogin yes" "strictmodes yes"

lalu kalian save , dan restart menggunakan perintah 

systemctl restart ssh

lalu kita cek status nya menggunakan perintah 

systemctl status ssh


setelah aktif kalian cek ip kalian menggunakan perintah 

ip a

lalu setelah itu kalian langsung cek atau lakukan pengujian di apk putty

lalu di putty kalian tinggal masukan ip kita dan port yang sudah kita setting

jikaaa ituu kalian tinggal klik "open" lalu "accept" 

lalu kalian akan masuk seperti yang di bawah ini

nah kalau masuk seperti ini tandanya ini sudah berjalan (berhasil)


terimkasih

𝙁𝙄𝙏𝙐𝙍 𝙁𝙄𝙏𝙐𝙍 𝘿𝙄 𝘾𝙊𝙉𝙏𝙍𝙊𝙇 𝙋𝘼𝙉𝙀𝙇

 

 𝙁𝙄𝙏𝙐𝙍 𝙁𝙄𝙏𝙐𝙍 𝘿𝙄 𝘾𝙊𝙉𝙏𝙍𝙊𝙇 𝙋𝘼𝙉𝙀𝙇 





 > UNTUK BARISAN PERTAMA <


• 𝗔𝘂𝘁𝗼𝗣𝗹𝗮𝘆: 
Mengatur tindakan default yang diambil Windows ketika memasukkan perangkat eksternal seperti CD, DVD, atau perangkat USB. Misalnya, untuk membuka folder, memutar media, dll.

• Default Programs:
Ini digunakan untuk tugas-tugas tertentu, seperti membuka jenis file atau menjelajahi web. Misalnya, sebagai pemutar media atau penjelajah web default.

• 𝗙𝗶𝗹𝗲 𝗛𝗶𝘀𝘁𝗼𝗿𝘆:
Menyediakan fitur untuk mencadangkan dan mengembalikan file pribadi seperti dokumen, gambar, dan video. File History secara otomatis mencadangkan file di perpustakaan, desktop, dan favorit.

• 𝗠𝗮𝗶𝗹 (𝗠𝗶𝗰𝗿𝗼𝘀𝗼𝗳𝘁 𝗢𝘂𝘁𝗹𝗼𝗼𝗸):
Mail ini untuk mengkonfigurasi pengaturan email, menambahkan atau menghapus akun, dan mengatur file data Outlook.

• 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗲𝗮𝘁𝘂𝗿𝗲𝘀:
Untuk menampilkan semua daftar program yang terpasang di komputer dan untuk menghapus atau mengubah instalasi program tersebut.

• 𝗦𝗼𝘂𝗻𝗱:
Untuk mengelola pengaturan suara, perangkat pemutaran dan perekaman di komputer. Dan bisa mengatur perangkat default, menyesuaikan level volume, dan mengelola profil suara.

• 𝗧𝗮𝘀𝗸𝗯𝗮𝗿 𝗮𝗻𝗱 𝗡𝗮𝘃𝗶𝗴𝗮𝘁𝗶𝗼𝗻: 
Untuk mengatur pengaturan taskbar dan elemen navigasi lainnya di Windows, seperti Start menu dan tombol taskbar.

• 𝗪𝗶𝗻𝗱𝗼𝘄𝘀 𝗧𝗼𝗼𝗹𝘀: 
Menyediakan akses ke alat administrasi sistem yang lebih lanjut, seperti Performance Monitor, Event Viewer, dan Disk Cleanup.


> UNTUK BARISAN KE DUA <


• 𝗕𝗮𝗰𝗸𝘂𝗽 𝗮𝗻𝗱 𝗥𝗲𝘀𝘁𝗼𝗿𝗲 (𝗪𝗶𝗻𝗱𝗼𝘄𝘀 𝟳):
Untuk mencadangkan data dan sistem operasi di Windows 7. Dapat membuat cadangan lengkap dari seluruh sistem atau hanya file tertentu, dan memulihkannya jika terjadi masalah.

• 𝗗𝗲𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗴𝗲𝗿: 
Menampilkan daftar semua perangkat keras yang terpasang di komputer dan untuk mengelola driver perangkat tersebut. Lalu bisa memperbarui driver, menonaktifkan perangkat, atau mengatasi masalah perangkat keras.

• 𝗙𝗼𝗻𝘁𝘀 :
Menampilkan semua font yang terpasang di sistem dan untuk menambahkan atau menghapus font. 

• 𝗠𝗼𝘂𝘀𝗲:
Mengatur pengaturan mouse, termasuk kecepatan pointer, pengaturan klik, dan pengaturan lainnya terkait dengan penggunaan mouse.

• 𝗥𝗲𝗰𝗼𝘃𝗲𝗿𝘆: 
Untuk memulihkan sistem komputer ke kondisi sebelumnya, melalui titik pemulihan sistem, pengaturan ulang pabrik, atau menggunakan media pemulihan.

• 𝗦𝗽𝗲𝗲𝗰𝗵 𝗥𝗲𝗰𝗼𝗴𝗻𝗶𝘁𝗶𝗼𝗻:
Untuk pengenalan suara, mengontrol komputer menggunakan perintah suara. Ini termasuk pelatihan pengenalan suara dan mengatur mikrofon.

• 𝗧𝗿𝗼𝘂𝗯𝗹𝗲𝘀𝗵𝗼𝗼𝘁𝗶𝗻𝗴:
Untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah umum di komputer, seperti masalah jaringan, perangkat keras, dan program.

• 𝗪𝗼𝗿𝗸 𝗙𝗼𝗹𝗱𝗲𝗿𝘀: 
Fitur ini biasanya digunakan dalam lingkungan bisnis yang mengandalkan server Windows untuk menyimpan dan mengelola file pengguna.


> UNTUK BARISAN KE TIGA <


• 𝗖𝗼𝗹𝗼𝗿 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗴𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁:
Mengatur profil warna untuk perangkat tampilan monitor, printer dan memastikan warna yang konsisten dan akurat.

• 𝗗𝗲𝘃𝗶𝗰𝗲𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗣𝗿𝗶𝗻𝘁𝗲𝗿𝘀: 
Untuk mengelola perangkat keras seperti printer, scanner, dan perangkat lain yang terhubung ke komputer.

• 𝗜𝗻𝗱𝗲𝘅𝗶𝗻𝗴 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀: 
Mengelola bagaimana dan di mana Windows mengindeks file dan folder untuk mempercepat pencarian.

• 𝗡𝗲𝘁𝘄𝗼𝗿𝗸 𝗮𝗻𝗱 𝗦𝗵𝗮𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿:
Untuk mengelola pengaturan jaringan, seperti konfigurasi koneksi jaringan, pengaturan berbagi file, dan pengaturan firewall.

• 𝗥𝗲𝗴𝗶𝗼𝗻:
Untuk mengatur format regional seperti bahasa, mata uang, tanggal, dan waktu sesuai dengan lokasi.

• 𝗦𝘁𝗼𝗿𝗮𝗴𝗲 𝗦𝗽𝗮𝗰𝗲𝘀: 
Untuk mengelola ruang penyimpanan virtual dengan menggabungkan beberapa drive fisik menjadi satu unit penyimpanan.

• 𝗨𝘀𝗲𝗿 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁𝘀: 
Mengelola akun pengguna, termasuk membuat, menghapus, atau mengubah akun, serta mengatur kontrol akun pengguna.


> UNTUK BARISAN KE EMPAT <


• Credential Manager:
Menyimpan dan mengelola kredensial yang digunakan untuk mengakses jaringan dan layanan online, seperti nama pengguna dan kata sandi.

• 𝗘𝗮𝘀𝗲 𝗼𝗳 𝗔𝗰𝗰𝗲𝘀𝘀 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿:
Untuk meningkatkan aksesibilitas, seperti pembaca layar, pengaturan kontras tinggi, dan pengaturan keyboard.

• 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗲𝘁 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀: 
Mengatur pengaturan browser internet, termasuk pengaturan privasi, keamanan, dan koneksi.

• 𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗮𝗻𝗱 𝗠𝗼𝗱𝗲𝗺: 
Mengonfigurasi pengaturan untuk perangkat telepon dan modem, pengaturan dial-up dan pembuatan koneksi.

• 𝗥𝗲𝗺𝗼𝘁𝗲𝗔𝗽𝗽 𝗮𝗻𝗱 𝗗𝗲𝘀𝗸𝘁𝗼𝗽 𝗖𝗼𝗻𝗻𝗲𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀:
Mengelola koneksi remote ke aplikasi dan desktop dari komputer lain, biasanya untuk akses jarak jauh di lingkungan bisnis.

• 𝗦𝘆𝗻𝗰 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿: 
Mengelola sinkronisasi file antara komputer dan perangkat lain, termasuk pengaturan untuk folder offline.

• 𝗪𝗶𝗻𝗱𝗼𝘄𝘀 𝗗𝗲𝗳𝗲𝗻𝗱𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗿𝗲𝘄𝗮𝗹𝗹:
Mengatur pengaturan firewall Windows untuk melindungi komputer dari akses tidak sah melalui jaringan dan internet.


> UNTUK BARISAN KE LIMA <


• Date and Time:
Mengatur pengaturan tanggal, waktu, dan zona waktu pada komputer.Dan dapat menyinkronkan jam komputer dengan server waktu internet.

• 𝗙𝗶𝗹𝗲 𝗘𝘅𝗽𝗹𝗼𝗿𝗲𝗿 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀:
Mengelola pengaturan tampilan dan perilaku File Explorer, seperti cara file dan folder ditampilkan, pengaturan pencarian, dan navigasi.

• 𝗞𝗲𝘆𝗯𝗼𝗮𝗿𝗱:
Untuk mengatur pengaturan keyboard, termasuk kecepatan pengulangan tombol dan pengaturan bahasa input.

• 𝗣𝗼𝘄𝗲𝗿 𝗢𝗽𝘁𝗶𝗼𝗻𝘀: 
Pengaturan daya untuk menghemat energi atau meningkatkan kinerja, termasuk mengatur mode tidur, hibernasi, dan pengaturan daya lainnya untuk perangkat keras.

• 𝗦𝗲𝗰𝘂𝗿𝗶𝘁𝘆 𝗮𝗻𝗱 𝗠𝗮𝗶𝗻𝘁𝗲𝗻𝗮𝗻𝗰𝗲:
Memantau status keamanan dan pemeliharaan komputer, seperti pembaruan sistem, pengaturan firewall, antivirus, dan opsi pemecahan masalah.

• 𝗦𝘆𝘀𝘁𝗲𝗺: 
Menampilkan informasi dasar tentang sistem komputer, termasuk spesifikasi perangkat keras, pengaturan nama komputer, domain, dan pengaturan sistem lainnya. 

• Windows Mobility Center:
Pengaturan mobilitas untuk laptop dan perangkat mobile, seperti pengaturan kecerahan layar, volume, status baterai, dan koneksi jaringan.




CARA PERINTAH MEMBUAT MANAJEMEN USER DAN GROUP di debian 12

CARA PERINTAH MEMBUAT MANAJEMEN USER DAN GROUP
di debian 12

Awal mula pertama kita masuk terlebih dulu ke terminal > setelah masuk terminal ubah menjadi pengguna root dengan menggunakan perintah  > su root dan masukan passowrd kalian

awal kita membuat user terlebih dahulu dengan perintah > sudo adduser khalid < nama user bebas sesuka hati kalian, di sini nama user saya khalid sebagai contoh lalu enter dan masukan paaword yang ingin kalian buat lalu enter > masukan full name > room number > work phone > home phone > other. yang kalian mau lalu > y . selesai itulah cara membuat user.

setelah membuat user user tersebut selanjutnya kita membuat group untuk membagikan kelompok si user user tersebut menjadi satu kelompok sesuai bidang kerja nya. perintah membuat group adalah
 > sudo addgroup marketing < . lalu enter, nama sesuaikan dengan  kebutuhhan kalian, di sini saya mengambil contoh marketing sebagai nama group nya

lalu masukan si user-user tersebut ke dalam group yang sudah di buat sesuai kebutuhan kalian. cara memasukan user ke dalam group menggunakan perintah

 > sudo usermod -aG nama user nama group < lalu enter.

lalu jika sudah di masukan sesuai kebutuhan kalian kalian bisa cek si user dan group nya dengan perintah > cat /etc/group < lalu enter. 




selanjutnya ada membuat file dan folder di debian 12.
tunggu postingan selanjutnya temen temen,
terimakasih

Tata cara dan langkah-langkah dalam perakitan PC

ALAT DAN BAHAN YANG DIPERLUKAN:
1. Obeng (+dan-)
2. Gelang anti-statis
3. Motherboard
4. Prosesor (CPU) dan kipas pendinginnya
5. RAM (Memory)
6. Power Supply Unit (PSU)
7. Hard Drive (HDD) atau Solid State Drive (SSD)
8. Kartu grafis (GPU) (opsional)
9. Casing komputer
10. Kabel ties

LANGKAH-LANGKAH KERJA:

1. Persiapan Awal:
•Siapkan ruang kerja yang bersih dan bebas dari listrik statis
•Kenakan gelang anti-statis untuk mencegah kerusakan komponen.

2. Memasang Power Supply Unit (PSU):
•Pasang PSU ke dalam casing di slot yang disediakan.
•Kencangkan PSU dengan baut agar tidak bergerak.

3. Memasang Motherboard:
•Pasang dudukan (standoff) di casing
•Letakkan motherboard pada posisi yang sesuai di casing dan kencangkan dengan baut.

4. Memasang CPU:
•Buka tuas pengunci soket CPU.
•Letakkan CPU di soket dan kunci dengan tuas pengunci

5. Memasang CPU Cooler:
•Oleskan thermal paste di permukaan CPU (jika perlu).
•Pasang kipas pendingin CPU dan kencangkan sesuai petunjuk. 
•Sambungkan kabel power kipas ke motherboard.

6. Memasang RAM:
•Buka kunci slot RAM
•Pasang modul RAM ke slot yang sesuai hingga kunci menutup otomatis.

7. Memasang Storage (HDD/SSD):
•Pasang HDD/SSD ke dalam slot yang tersedia di casing. •Hubungkan kabel data SATA dan kabel power dari PSU.

8. Memasang Kartu Grafis (GPU) (Jika Diperlukan):
•Pasang GPU ke slot PCIe di motherboard dan kencangkan dengan baut.
•Sambungkan kabel power dari PSU ke GPU jika diperlukan

9. Memasang Kabel-kabel:
•Sambungkan kabel power dari PSU ke motherboard
•Hubungkan kabel front panel (tombol power, reset, USB, audio) ke motherboard. 
•Sambungkan kabel data SATA dan kabel fan casing.

10. Pengujian Awal:
•Sambungkan PC ke monitor, keyboard, dan mouse.
•Hidupkan PC dan pastikan BIOS mengenali semua komponen

11. Instalasi Sistem Operasi: 
•Instal sistem operasi dari media bootable.
•Instal driver yang dibutuhkan setelah OS terpasang

12. Penutupan Casing:
•Rapikan kabel di dalam casing dan tutup casing dengan baut.

13. Pengujian Akhir dan Dokumentasi:

Lakukan pengujian akhir untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik Dokumentasikan konfigurasi hardware dan hasil pengujian.

KESELAMATAN KERJA:

1. Pastikan gelang anti-statis digunakan selama perakitan.

2. Jangan bekerja dengan komponen yang dialiri listrik.

3. Gunakan obeng yang sesuai untuk menghindari kerusakan pada sekrup

*DOKUMENTASI SAAT KITA PERAKITAN PC*

Observasi komponen komponen PC

KOMPONEN PC Perangkat keras

1. CPU (Central Processing unit)

CPU (Central Processing unit): Intel Core i3-3220

Nomor Processor= i3-3220

Litografi = 22 nm



Spesifikasi CPU

-Jumlah inti = 2

- Total thread = 4

- Frekuensi Dasar= 3.30 GHz

Cache = 3 MB Intel Smart Cache

kecepatan bus = 5 GT/s

TDP (Thermal Design Power) = 55 W

2 MOTHERBOARD 
Motherboard Asus H61M-C

Processor: intel core 13-3220

Ram = DDR 3 4GB

LAN card = TP Link T5-3468

ICs (integrated Circuits) = Nuvoton NCT 67790

IC Power: Asmedia

 Port PS/2 mouse JYEL

Port PS/2 keyboard=ARS JYEL

port Serial

Port RJ45: ASUS

Port USB =JYEC

Port Audio: Lates

Port Paralel

3. RAM ( Random Acces Memory ) 
RAM (Random acces memory)=DDR3 4GB

Perbedaan DDR 1,2 dan 3:

DOR 1 Memiliki kecepatan transfer data 200MT/S - 400MT/ S 

DDR. 2= memiliki kecepatan data transfer 400MT/S-1066 MT/s

DDR3 = Memiliki kecepatan transfer data 800-2133 MT/S

4. STORAGE 
HDD Hardisk 
Jenis: Seagate baracuda

Kapasitas= 1000 GВ

5. GPU ( Graphic Processing Unit )


- GPU (Graphic Processing unit)

- merek= Intel HD Graphic 2500

Frekuensi Dasar = 650 MHz

Frekuensi Dinamis 21.056Hz

Jumlah layar yg didukung = 3

6. POWER SUPLAY
Merek = SPC

Model = Value Series

Watt = 450 Watt

7. PERANGKAT OUTPUT DAN INPUT DEVICE 

•OUTPUT
 -Monitor

 -Merek : LG
 -Model : 16EN33SA

•INPUT
 - Keyboard 
 -Merek: DELL
 -Model : SK-8115

 - Mouse 
 -Merek : Logitech 
 -Model : M-00026

Perbedaan memori Fisik dan memori Cache


•Memori Cache cache adalah sejumlah kecil memori Yang Sangat cepat untuk digunakan untuk menyimpan data yang sering diakses

• Memori Fisik memori utama yg digunakan oleh komputer Anda untuk menyimpan data yg sedang aktif dikerjakan

Perbedaan utama

Kecepatan = cache lebih cepat dari Pada Memori Fisik 

Ukuran = memori Fisik lebih besar daripada cache

-Tujuan = cache untuk mempercepat Cpu dengan mengimpat data yg sering di akses dan memori Fisik mengim Pan data yg sedang diproses CPU



*DOKUMENTASI DI SAAT KELAS XI TJKT 2 SEDANG MELAKSANAKAN OBSERVASI PC*